Prosesoradalah perangkat keras proses utama yang merupakan komponen circuit elektronik yang dapat melakukan eksekusi komputasi logika, aritmatika, sistem kontrol, dan input/output (I/O) spesifik berdasarkan instruksi yang diperintahkan pengguna. Hampir seluruh proses di dalam suatu sistem komputer dilakukan oleh prosesor.
membentukorgan, sistem organ dan sistem individu yang mampu melakukan proses kehidupan yang lebih kompleks. Dalam organisme yang ukurannya besar, sel memiliki tujuan utama sebagai pengorganisasi. Keragaman sel tampak dari tipe sel dan tujuan yang berbeda. Dengan membagi masing-masing tugas pada setiap kelompok sel yang
Ingatbahwa proses pembersihan harus dilakukan pada saat komputer mati dan keyboard dilepas dari portnya. (48) Mouse tidak dikenal oleh komputer. Pada saat proses booting, komputer memunculkan pesan bahwa windows tidak mendeteksi adanya mouse yang terhubung dengan komputer.
Ready status yang dimiliki pada saat proses siap untuk dieksekusi oleh prosesor. Terminated: status yang dimiliki pada saat proses telah selesai dieksekusi. Sistem Operasi segera menentukan aksi-aksi masukan/keluaran yang harus dilakukan. - Page/memory fault Pemroses menemui pengacuan alamat memori maya yang tidak terdapat di memori
DoniSetyawan | Januari 9, 2020 | soal UTBK Sejarah | . Agenda utama gerakan Reformasi tahun 1998 adalah sebagai berikut, kecuali . a. mengamandemen UUD 1945. b. menurunkan harga sembako
Pengolahandata dapat dilakukan secara manual maupun dengan sistem komputerisasi melalui berbagai aplikasi pengolah data. Proses pengolahan data seperti memasukkan dan mengambil data dari dan ke media penyimpanan memerlukan perangkat lunak semacam sistem manajemen basis data. Secara umum proses pengolahan data menjadi informasi melalui tiga
. Halo anbies, kali ini kita akan membahas Materi Penjadwalan Proses. Apa itu? Nah materi ini saya comot di Mata Kuliah Sistem Operasi. di bahasan kali ini mungkin masih membahas mengenai teorinya saja, belum sampai ke bab perhitungan mengenai penjadwalan tersebut. Jadi langsung saja kita bahas bareng pada kasus sistem multiprogramming, sangat mungkin beberapa program akan menempati pada sisi memori utama RAM sekaligus. Lalu apakah hal tersebut akan berjalan dalam waktu bersamaan? Kalau tidak bersamaan, maka yang mana akan dijalankan terlebih dahulu? Maka dari itu solusinya adalah Manajemen/Penjadwalan proses, yang bertujuan untuk mengatur pelaksanaan eksekusi oleh prosesor untuk setiap proces yang diantrikan sedemikian hingga memenuhi tujuan sistem, dengan begitu bila response time cepat, maka lebih banyak program yang dapat terselesaikan, dan Prosessor akan bekerja secara Penjadwalan ProsesPenjadwalan disini memiliki makna kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sebuah sistem operasi yang berkaitan dengan urutan proses kerja dalam memutuskan proses mana yang akan dijalankan dahulu, kapan berjalan atau berapa lama proses itu berjalan. Penjadwalan proses pun memiliki kriteria untuk mengukur dan optimasi kinerja penjadwalan, yakni a. Adil fairness –> Proses yang diperlakukan sama, yakni mendapat jatah waktu pemroses yang sama dan tak ada proses yang tak kebagian layanan pemroses sehingga mengalami kekurangan waktub. Efisiensi eficiency –> pemroses dihitung dengan perbandingan rasio waktu sibuk pemrosesc. Waktu tanggap response time –>Sistem interaktif, terminal response time yakni waktu yang dihabiskan dari saat karakter terakhir dari perintah dimasukkan sampai hasil pertama muncul dilayarSistem waktu nyata, realtime/event response time adalah waktu dari saat kejadian internal atau eksternal sampai instruksi pertama layanan yang dimaksud Turn around time –> waktu yang dihabiskan dari saat program mulai masuk ke sistem sampai proses diselesaikan oleh Throughput –> jumlah kerja yang dapat diselesaikan dalam satu unit Penjadwalan1. Penjadwalan Jangka pendek short term scheduler –> menjadwalkan alokasi pemroses diantara proses yang ready di memori Penjadwalan jangka menengah medium term scheduler –> Setelah eksekusi selama selang beberapa waktu, proses mungkin menunda sebuah eksekusi karena membuat permintaan request input/output atau memanggil system Penjadwalan Jangka Panjang long term scheduler –> bekerja terhadap antrian batch dan memilih batch berikutnya yang harus dieksekusi. Batch biasanya adalah proses-proses dengan penggunaan sumber daya yang intensif yaitu waktu pemroses, memori, perangkat I/O.Memiliki prioritas rendahStrategi Penjadwalan1. Penjadwalan Preemtive –> Proses diberi jatah waktu oleh pemroses, yang mana pemroses dapat diambil alih interupsi proses lain, sehingga proses disela sebelum selesai dan harus dilanjutkan menunggu jatah waktu pemroses kembali pada proses Penjadwalan non-preemtive –> proses yang sedang berjalan tidak dapat disela, sekali proses berada di status runnung maka proses akan dieksekusi terus sampai proses berhenti karena selesai atau diblok untuk menunggu I/O .Algoritma PenjadwalanNonpreemtive a. FIFO First In First Out atau FCFS First Come First ServeProses-proses diberi jatah waktu pemroses berdasarkan waktu kedatangan. Pada saat proses mendapat jatah waktu pemroses, proses dijalankan sampai selesai. Penjadwalan ini Baik untuk sistem batch yang sangat jarang berinteraksi dengan pemakai. Contoh aplikasi analisis numerik, maupun pembuatan tidak baik tidak berguna untuk sistem interaktif, karena tidak memberi waktu tanggap yang dapat digunakan untuk sistem waktu nyata real-time applications.b. SJF Shortest Job FirstWaktu jalan proses sampai selesai diketahui sebelumnya. Mekanismenya adalah menjadwalkan proses dengan waktu jalan terpendek lebih dulu sampai selesai, sehingga memberikan efisiensi yang tinggi dan turn around time rendah dan penjadwalannya tak yang muncul adalah Tidak mengetahui ukuran job saat job masuk. Untuk mengetahui ukuran job adalah dengan membuat estimasi berdasarkan kelakukan yang tidak datang bersamaan, sehingga penetapannya harus ini jarang digunakan, karena merupakan kajian teoritis untuk pembandingan turn around HRN Highest Ratio NextPenjadwalan berprioritas untuk mengoreksi kelemahan strategi penjadwalan dengan prioritas proses tidak hanya merupakan fungsi waktu layanan tetapi juga jumlah waktu tunggu proses. Begitu proses mendapat jatah pemroses, proses berjalan sampai selesaid. MFQ Multiple Feedback QueuesPenjadwalan berprioritas dinamisPenjadwalan ini untuk mencegah mengurangi banyaknya swapping dengan proses-proses yang sangat banyak menggunakan pemroses karena menyelesaikan tugasnya memakan waktu lama diberi jatah waktu jumlah kwanta lebih banyak dalam satu ini juga menghendaki kelas-kelas prioritas bagi proses-proses yang ada. Kelas tertinggi berjalan selama satu kwanta,kelas berikutnya berjalan selama dua kwanta, kelas berikutnya berjalan empat kwanta, dan a. RR Round RobinPenjadwalan yang paling tua, sederhana, adil,banyak digunakan algoritmanya dan mudah ini bukan dipreempt oleh proses lain tetapi oleh penjadwal berdasarkan lama waktu berjalannya proses preempt by time.Penjadwalan tanpa prioritas. Berasumsi bahwa semua proses memiliki kepentingan yang sama, sehingga tidak ada prioritas yang timbul adalah menentukan besar kwanta, yaitu Kwanta terlalu besar menyebabkan waktu tanggap besar dan turn arround time terlalu kecil menyebabkan peralihan proses terlalu banyak sehingga menurunkan efisiensi SRF Shortest Remaining FirstPenjadwalan berprioritas preemptive untuk timesharingMelengkapi SJFPada SRF, proses dengan sisa waktu jalan diestimasi terendah dijalankan, termasuk proses-proses yang baru SJF, begitu proses dieksekusi, proses dijalankan sampai SRF, proses yang sedang berjalan running dapat diambil alih proses baru dengan sisa waktu jalan yang diestimasi lebih PS Priority SchedullingTiap proses diberi prioritas dan proses yang berprioritas tertinggi mendapat jatah waktu lebih dulu running.d. GS Guaranteed SchedullingMemberikan guaranteejaminan yang realistis memberi daya pemroses yang sama untuk membuat dan menyesuaikan performance adalah jika ada N pemakai, sehingga setiap proses pemakai akan mendapatkan 1/N dari daya pemroses CPU. Untuk materi berikutnya kita akan membahas mengenai perhitungan pada algoritma .tersebutNah mungkin itu dia beberapa informasi yang dapat saya sampaikan untuk saat ini. Mohon maaf atas segala kesalahan dan kerandoman materi saya, jika ada sanggahan mangga untuk komen di bawah yah .Terima kasih
Selamat datang di web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Processor? Mungkin anda pernah mendengar kata Processor? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, pengertian processor menurut para ahli, sejarah, fungsi, macam dan cara. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan. Processor atau Microprocessor adalah sebuah perangkat keras yang menjadi otak sebuah komputer dan apabila PC tanpa processor maka PC tidak dapat dijalankan. Processor sering juga disebut sebagai pusat pengendali atau otak komputer yang didukung oleh komponen lainnya. Processor merupakan suatu IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Letak sebuah Processor adalah pada socket yang telah disediakan di bagianmotherboard, Processor dapat diganti dengan processor yang lain asalkan processor tersebut sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. Banyak merk prosesor yang beredar dipasaran diantaranya Intel, AMD, IBM, Apple, Cyrix VIA, dan IDT. Namun ada 2 Perusahaan yang tekenal di dunia sebagai pengembang processor untuk PC yaitu AMD dan Intel. Processor juga memiliki tugas membagi pekerjaan pemrosesan data kepada seluruh komponen komputer, dan ini dilakukan dalam kecepatan yang sangat tinggi. Oleh karena itu processor menjadi sangat panas sehingga biasanya dilengkapi dengan kipas pendingin. Umumnya pengertian processor ataupun sering disebut otak komputer, secara jelasnya prosesor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dengan fungsi melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Letak prosesor ini terdapat di motherboard, nah saat pemilihan motherboard harus disesuaikan dengan jenis soket dari prosesornya contoh untuk proscessor intel ada soket LGA maka cari motherboard dengan soket LGA juga dan proscessor AMD ada AM3+ maka harus disesuikan juga. Namun ada hal terpenting yang selalu terlupakan yaitu nilai TDP prosesor harus sesuai dengan motherboardnya seperti sudah saya bahas di tips membuat komputer rakitan. Prosesor juga sering disebut “Microprosessor”. Bagian terpenting dari prosesor adalah Aritcmatics Logical Unit ALU Melakukan semua perhitungan aritmatika matematika yang terjadi sesuai dengan intruksi program. Control Unit CU Pengatur lalu lintas data seperti input, dan output. Memory Unit MU Alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi. Segenap ahli yang bergerak di bidang perkomputeran telah melakukan penelitian mendalam terkait processor, lalu menuangkan hasil penelitian mereka tersebut ke dalam makalah-makalah maupun jurnal yang ditujukan sebagai informasi sekaligus dapat menjadi bahan pembelajaran bagi penelitian-penelitian selanjutnya. Pada dasarnya pengertian processor menurut ahli cenderung beragam dan terkesan tidak satu suara. Namun jika diperhatikan dengan seksama, kita bisa menemukan korelasi yang jelas antara pendapat dari ahli yang satu dan ahli lainnya. Berikut ini beberapa pengertian processor menurut para ahli Processor adalah alat untuk mengolah atau memproses data-data komputer. Data-data tersebut bisa berupa tulisan, angka maupun gambar. Processor adalah otak dari komputer, tugasnya adalah memproses masukan informasi biner dari computer. Processor adalah otak dari sebuah komputer, yang merupakan pusat pengendali komputer dan bekerja dengan dukungan komponen lainnya. Processor adalah perangkat terpenting sebuah komputer, yaitu tenaga pelaksana sebuah eksekusi perintah atau program. Processor merupakan pusat “eksekusi” setiap perintah, baik yang berupa instruksi maupun data di dalam sistem komputer. Processor adalah sebuah chip yang merupakan pengolah utama dan pusat pengendali berbagai perangkat komputer. Processor adalah bagian terpenting dai sebuah komputer yang berfungsi sebagai pengontrol segala aktivitas yang ada pada komputer. Processor merupakan komponen penting yang berfungsi mengendalikan semua komponen di dalam komputer, mengolah data, dan mengeksekusi semua sistem operasi yang diinstalkan di dalam computer. Sejarah Processor Pada tahun 1971, komponen yang disebut sebagai mikroprocessor untuk pertama kalinya dibuat oleh para teknisi dari perusahaan elektronik Intel. Mikroprosesor adalah sebuah IC Integrated Circuit yang digunakan sebagai otak/pengolah utama dalam sebuah sistem komputer. Chip tersebut diberi nama Intel 4004 dan didesain oleh Ted Hoff, Federico Faggin, dan Stan Mazor. Berikut merupakan garis besar sejarah perkembangan microprocessor Pada tahun 1971, Intel meluncurkan mikroprocessor pertama di dunia, 4-bit 4004,yang didesain oleh Federico Faggin. Pada tahun 1974, Intel memperkenalkan processor 8-bit 8080, transistor yang memiliki kinerja 10 kali pendahulunya. Pada tahun 1980, Intel memperkenalkan 8087 math co-processor. Pada tahun 1982, Intel memperkenalkan processor 16-bit 80286 dengan transistor. Pada tahun 1985, Intel keluar dari bisnis RAM dinamis untuk fokus pada mikroprocessor, dan akhirnya ia mengeluarkan processor 80386, sebuah chip 32-bit dengan transistor dan kemampuan menjalankan berbagai macam program sekaligus. Pada tahun 1998, Intel memperkenalkan processor Celeron. Pada tahun 2004, AMD mendemonstrasikan x86 dual-core processor chip. Pada tahun 2005, Intel menjual processor Dual-Core pertamanya. Pada tahun 2006, Intel memperkenalkan processor core 2 duo. Pada tahun 2007, Intel memperkenalkan processor core 2 quad. Dalam perkembangannya processor terbagi menjadi beberapa tahap-tahap diantaranya Microprocessor 4004 1971 Microprocessor 8008 1972 Microprocessor 8080 1974 Generasi Pertama processor 8088 dan 8086 Generasi Kedua processor 80286 Generasi Ketiga processor 80386 DX dan 80386 SX Generasi Keempat 80486 DX, 80486 SX, Cyrix 486SLC, dan IBM 486SLC2 Generasi Kelima Cyric 6×86, AMD, AMD K5, Pentium MMX, IDT Winchip, AMD K6, Cyric 6×86 MX, dan AMD K6-2. Generasi Keenam Pentium II, Celeron AMedocino, Celeron PPGASocket 370, Xeon, AMD K6-3, dan Katmai. Generasi Ketujuh AMD K7 Athlon Generasi Kedelapan Intel core 2 duo, Conroe, Conroe XE, AMD Athlon 64, dan Pentium 4 Prescott. Generasi Kesembilan Intel core i3, Intel core i5, Intel core i7. Fungsi Processor Fungsi Processor dan Bagiannya terdiri dari tiga bagian utama yaitu Control Unit CU Semua peralatan pada sistem komputer dikendalikan dan diatur oleh bagian ini. Perpindahan data dari memori utama dieksekusi di bagian CU ini. Untuk kemudian dikirim kembali hasilnya ke memori utama. Setelah itu layar monitor akan menampilkan hasil outputnya atau harddisk akan menyimpan data hasil olahan tersebut. Arithmatic and Logical Unit ALU Perhitungan matematika / aritmatika semuanya dilakukan pada Bagian ALU ini, tanpa terkecuali. Selain itu, apabila program / software yang sedang kita gunakan mengalami masalah maka akan ada Informasi Peringatan Kesalahan Error Warning yang tampil di monitor, yang kesemuanya itu dilakukan di bagian ALU ini. Intinya, bagian ALU ini merupakan bagian LOGIKA pengambil keputusan. Registry Register Register merupakan tempat ngantri data-data yang akan diproses, sebelum data tersebut masuk ke memori utama. Walaupun bagian ini merupakan media penyimpanan kecil namun memiliki kecepatan akses tinggi. Ada perbedaan letak kaki socket prosessor pada seri prosessor soket 478 pentium 4 dan pada prosessor soket LGA 775. Prosessor soket LGA 775 terdapat pada dudukan di mainboardnya. Fungsi Processor sangat dominan dan utama, sebab tanpa Processor maka komputer sama saja seperti manusia yang kehilangan otaknya. Sebab pada processor itulah semua pengendalian dan pemrosesan terjadi. Bedanya processor dengan otak yaitu processor hanya berfungsi sebagai pemroses data saja, kemudian data tersebut dikirimkan ke memori utama kembali. Processor tidak bisa menyimpan data seperti halnya otak manusia. Pada umumnya fungsi processor prosesor adalah hanya untuk memproses data yang diterima dari masukkan atau di input, kemudian akan menghasilkan pengeluaran berupa output. Prosesor tidak dapat bekerja sendiri namun membutuhkkan dukungan maupun terus berhubungan dengan komponen lain terutama hardisk dan RAM. Dalam memproses sebuah data dapat dilakukan dengan waktu proses cepat atau lambat tergantung kecepatan prosesor tersebut. Saat ini kecepatan processor yang paling tinggi ada di kecepatan 4 Gigahertz GHz artinya dapat membaca 4000 miliar perintah dalam sekali pengerjaannya, merupakan angka fantastis dalam perkembangan tekhnologi didunia. Bagi para gamer, pasti sudah familiar dengan istilah, “greater processor, greater gaming experience”, karena sebuah game pasti sangat berpengaruh dengan kapasitas prosesor sebuah komputer. Untuk segi pengembang atau perusahaan khusus produksi prosesor ada 2 perusahaan terkenal yaitu intel dan AMD. Dari 2 perusahaan inilah banyak membanjiri pasaran processor. Produk ke2nya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ada yang bilang kalau ketahanan untuk di pakai berjam-jam maupun berhari-hari intel lebih dapat diandalkan sedangkan bagi para gamers AMD jadi pilihannya karena lebih baik dalam memproses grafik. Macam-Macam Processor Berikut ini adalah macam-macam processor yakni sebagai berikut Intel Adalah sebuah processor mikro buatan dari intel corporation yang sering digunakan pada CPU pada banyak komputer perkembanganya produsen intel mengeluarkan banyak versi yang merupakan perbaikan dari versi sebelumnya. Keunggulan Intel yakni lebih tahan lama/tidak cepat panas,intel lebih baik digunakan untuk mendukung proses kerja seperti office bukan untuk game. Processor intel antara lain sebagai berikut Intel pentium III,processor ini kompatibla dengan semua aplkasi yang dinstal pada DOS,Windows,OS/2,dan maksmumnya mencapai GHz. Intel pentium IV,adalah mikroprosesor yang dibuat oleh intel corp. yang dirilid pada November 2000. kecepatanya 20X lebih cepat dari Intel pentium III. Intel Core TM 2 Duo,processor ini dikeluarkan oleh Intel pada Juli tahun ini terbukti lebih efsien dibanding versi yang sampai GHz. Intel Core TM 2 Quad,processor ini merupakan penggabungan dari 2 processor Core 2 Duo ber-cache L2 4 MB,sehingga core 2 Quad memiliki cache L2 sebesar 8 MB2×4 MB. Intel i7,pada processor ini memory controller terletak pada pudat processor itu lainya adalah penambahan SSE4 pada instruction set,sehingga kinerja processor multimedia menjadi lebih baik. AMD Adalah sebuah mikroprosesor terbesar kedua didunia setelah intel corporation. AMD menjadi pesaing utama intel dalam perkembangan processor dalam duniainternasional. Keunggulan AMD dibandingkan processor lain adalah Hyper Transport Teknologi penggandaan Bus pada jalur system sehingga data yang diantar lebih banyak karena lalu lintasnya lebih cepat. Enhanced Virus protection EVP, Teknologi yang memungkinkan processor untuk mengenali virus dan sejenisnya sehingga komputer lebih terproteksi lebih aman. AMD 64 technology,teknologi yang digunakan untuk menjalankan aplikasi yang berbasis 64bit. Macam processor AMD antara lain AMD phenom II processor AMD sempron processor AMD anthlon II processor in-a-box AMD anthlonx2 dual-core-processor AMD A-series in-a-box Cyrix Adalah sebuah mikroprocessor yang didirikan pada tahun 1988 di Richardson,Texas sebagai pemasok spesialis performa tinggi matematika coproprocessor untuk 286 dan 386 mikroprocessor. Generasi cyrix antara lain Cyrix 486SLC,bekerja internal 32bit,eksternal 16bit dan RAM 16mb Cyrix MediaGX dengan kecepatan 120-200 Mhz Cyrix 6×86 dengan kecepatan 110-150 Mhz Cyrix M2 dengan kecepatan 180-233 Mhz Cyrix C3 dengan kecepatan 500-733 Mhz Namun pada perkembanganya Cyrix processor kalah bersaing dengan AMD dan Intel Processor. Cara Kerja Processor Adalah menjalankan sekumpulan intruksi mesin yang memberitahu processor apa saja yang harus dilakukan, berdasarkan instruksi itu, processor melakukan 3 tiga hal dasar diantaranya Menggunakan ALU Arithmetic Logic Unit yaitu untuk melakukan operasi matematis seperti pengurangan, penambaghan, perkalian dan juga pembagian. Mikro processor modern mengandung floating point unit yang dapat melakukan operasi-operasi yang sangat kompleks pada angka yang cukup besar. Lalu memindahkan data dari satu lokasi memori ke lokasi yang lainnya. Mengambil keputusan serta melompat ke instruksi lain sesuai keputusan tersebut. Sederhananya cara kerja prossesor intinya ialah menerima umpan ataupun perintah masuk inpot baik dari mouse, keybord atau alat penginput data yang lainnya yang terhubung, lalu kemudian menerjemahkan atau memproses data-data perintah tersebut untuk kemudian mengeluarkan atau meneruskan outputnya ke hardware ataupun software terkait. Ketika processor bekerja maka tidak bisa terlepas dari komponen/peralatan pendukung lainnya seperti Harddisk dan Memory RAM. Ketiga bagian tersebut akan terus saling terhubung satu sama lain dalam memproses suatu data. Fungsi Processor diibaratkan seperti otaknya komputer, yang akan memerima data kemudian memprosesnya lalu outputnya dikirim kembali ke memory atau pun harddisk. Sebenarnya bahasa / kalimat yang dikenali oleh processor hanya angka 0 dan 1. Dua angka itu saja. Disebut juga bahasa mesin / bilangan biner 01011001. Angka 0 diartikan dengan tidak adanya sinyal listrik, dan angka 1 diartikan dengan adanya sinyal listrik. Pengertian prosesor pada komputer, fungsi prosesor pada komputer, cara kerja prosesor pada komputer, pengertian prosesor pada laptop, fungsi prosesor pada laptop, cara kerja prosesor pada laptop,pengertian prosesor pada komputer, fungsi prosesor pada komputer, cara kerja prosesor pada komputer, pengertian prosesor pada laptop, fungsi prosesor pada laptop, cara kerja prosesor pada laptop, pengertian prosesor pada komputer, fungsi prosesor pada komputer, cara kerja prosesor pada komputer, pengertian prosesor pada laptop, fungsi prosesor pada laptop, cara kerja prosesor pada laptop,pengertian prosesor pada komputer, fungsi prosesor pada komputer, cara kerja prosesor pada komputer, pengertian prosesor pada laptop, fungsi prosesor pada laptop, cara kerja prosesor pada laptop, pengertian prosesor pada komputer, fungsi prosesor pada komputer, cara kerja prosesor pada komputer, pengertian prosesor pada laptop, fungsi prosesor pada laptop, cara kerja prosesor pada laptop,pengertian prosesor pada komputer, fungsi prosesor pada komputer, cara kerja prosesor pada komputer, pengertian prosesor pada laptop, fungsi prosesor pada laptop, cara kerja prosesor pada laptop Demikian Penjelasan Materi Tentang Processor Adalah Pengertian, Pengertian Processor Menurut Para Ahli, Sejarah, Fungsi, Macam dan Cara Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.
– Pengolahan data yang menggunakan komputer sebagai media utamanya dikenal dengan istilah Electronic Data Processing EDP. Pengolahan data merupakan proses dimana sebuah data diproses dan diubah kedlam bentu yang lebih berguna dan lebih berarti, yang berupa sebuah informasi. Dalam melakukan operasi pengolahan data, sistem komputer terdiri dari tiga tahap dasar yaitu tahap pemasukan data Input, tahap pengolahan data Processing, dan tahan pengeluaran hasil Output. Dalam mengoperasikan tahap tahapan tersebut ke tahap tahapan berikutnya pada perangkat keras digunakan hardware dan harus dikendalikan oleh pemakai atau pengguna brainware, perintah tersebut menggunakan operasi atau perintah tertentu berupa perangkat lunak software pada komputer. Tahap pengembangan dari pengolahan data dasar diatas yaitu ditambah dengan perangkat penyimpanan data atau informasi storage devices dan dibentuk dengan model siklus pengolahan data Data Processing Cycle. Siklus Pengolahan Data Berikut ini merupakan alur atau siklus pengolahan data pada komputer 1. Input Proses memasukan data atau intruksi. Perangkat input adalah perangkat yang digunakan untuk memasukan data . Contoh keyboard dan mouse 2. Proses / CPU prosessor Pengolahan data yang selanjutnya dapat menghasilkan suatu informasi yang diperlukan. Unit pemprosesan ini dinamakan CPU Central Prossesing Unit . CPU bekerja dengan aritmatika dan logika terhadap data yang terdapat dalam memori atau yang dimasukan melalui unit masukan seperti keyboard,scanner,joystik. Unit pemrosesan didalam CPU terdiri dari ALU Arithmatic Logical Unit Berfungsi untuk melakukan suatu proses data yang berbentuk data dan logica seperti data matematika dan statistika . tugas utama dari ALU adalah melakukan perhitungan aritmatika matematika yang terdiri sesuai dengan intruksi program . CU Control Unit Berfungsi untuk melakukan pengontrolan pengendalian terhadap suatu proses yang di lakukan sebelum data terseut dikeluarkan atau output. Tugas dari CU adalah → Mengantur dan mengendalikan alat “input dan output”. → Mengambil intruksi “ dari memori utama “. →Mengambil data dari memori utama . → Menyimpan hasil proses ke memori utama . 3. Storage Devices Penyimpanan Penyimpanan dibagi menjadi internal dan external. Internal memori secara langsung bisa di akses prossesor secara langsung , contoh → Register, merupakan jenis memori yang terdapat pada prossesor dan sebagai memori internal prossesor . → Cache memory , merupakan memori yang dapat meningkatkan kecepatan komputer yang dikatakan sebagai memori perantara. → My memory , terdiri dari RAM Random Acccess Memory, berupa intruksi atau memory sementara . ROM Read Only Memory, berfungsi membantu proses kerja komputer bersifat permanen atau tetap . BIOS Basic Input Output System , saat melakukan booting . Enternal Memory yang bisa diprosses oleh prossesor melalui Port . 4. Output Peralatan pengeluaran yang dapat menyajikan informasi yang dibutuhkan. Output yang dihasilkan dari pengolahan data dapat digolongkan kedalam 4 macam bentuk Tulisan, terdiri dari huruf, kata , angka , karakter khusus,dan symbol-symbol lain . Image , dalam bentuk gambar grafik atau gambar . Suara dalam bentuk musik Bentuk yang dibaca oleh mesin dalam bentuk symbol dan hanya dapat dibaca oleh komputer. Demikian informasi yang disampaikan seputar Siklus Pengolahan Data Pada Komputer, Semoga bermanfaat
Processor sering disebut sebagai otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh kompunen lainnya. Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard, dan dapat diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan komputer tergantung dari jenis dan kapasitas processor. Prosesor adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai Gigahertz GHz. Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasaran adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel. Organisasi Processor tersusun atas beberapa komponen, yaitu Arithmetic and Logic Unit ALU, bertugas membentuk fungsi – fungsi pengolahan data komputer. ALU sering disebut mesin bahasa machine language karena bagian ini mengerjakan instruksi – instruksi bahasa mesin yang diberikan padanya. Seperti istilahnya, ALU terdiri dari dua bagian, yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean, yang masing – masing memiliki spesifikasi tugas tersendiri. Control Unit, bertugas mengontrol operasi CPU dan secara keselurahan mengontrol computer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi – fungsi operasinya. Termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil instruksi – instruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut. Registers, adalah media penyimpan internal CPU yang digunakan saat proses pengolahan data. Memori ini bersifat sementara, biasanya digunakan untuk menyimpan data saat diolah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya. CPU Interconnections, adalah sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal CPU, yaitu ALU, unit kontrol dan register – register dan juga dengan bus – bus eksternal CPU yang menghubungkan dengan sistem lainnya, seperti memori utama, piranti masukan/keluaran. Berikut sejarah perkembangan Mikroprosesor 1971 4004 Microprocessor Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati. 1972 8008 Microprocessor Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004. 1974 8080 Microprocessor Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan 1978 8086-8088 Microprocessor Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel. 1982 286 Microprocessor Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya. 1985 Intel386™ Microprocessor Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004. 1989 Intel486™ DX CPU Microprocessor Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor. 1993 Intel Pentium Processor Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto. 1995 Intel Pentium Pro Processor Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam. 1997 Intel Pentium II Processor Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik. 1998 Intel Pentium II Xeon Processor Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu. 1999 Intel Celeron Processor Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget harga yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan clock speed yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu. 1999 Intel Pentium III Processor Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara. 1999 Intel Pentium III Xeon Processor Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis. 2000 Intel Pentium 4 Processor Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga GHz. 2001 Intel Xeon Processor Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula. 2001 Intel Itanium Processor Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing EPIC . 2002 Intel Itanium 2 Processor Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium 2003 Intel Pentium M Processor Chipset 855, dan Intel PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana. 2004 Intel Pentium M 735/745/755 processors Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya. 2004 Intel E7520/E7320 Chipsets 7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces. 2005 Intel Pentium 4 Extreme Edition Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi frequency, FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading. 2005 Intel Pentium D 820/830/840 Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi dan Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading. 2006 Intel Core 2 Quad Q6600 Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi dengan 8MB L2 cache sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core , Front-side bus, dan thermal design power TDP 2006 Intel Quad-core Xeon X3210/X3220 Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi dan berturut-turut , dengan 8MB L2 cache dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core , Front-side bus, dan thermal design power TDP Register prosesor Register prosesor dalam arsitektur komputer adalah sejumlah kecil memori komputer yang bekerja dengan kecepatan sangat tinggi yang digunakan untuk melakukan eksekusi terhadap program-program komputer dengan menyediakan akses yang cepat terhadap nilai-nilai yang umum digunakan. Umumnya nilai-nilai yang umum digunakan adalah nilai yang sedang dieksekusi dalam waktu tertentu. Register prosesor berdiri pada tingkat tertinggi dalam hierarki memori. Ini berarti bahwa kecepatannya adalah yang paling cepat. Kapasitasnya adalah paling kecil, dan harga tiap bitnya adalah paling tinggi. Memori utama dan cache dalam hirarki / register tersebut dalam prosesor melakukan dua peran User Visible Register Register ini memungkinkan pemrogram bahasa mesin dan bahasa assembler meminimalkan referensi main memori dengan cara mengoptimasi penggunaan register. Register ini adalah register yang dapat direfensikan dengan menggunakan bahasa mesin yang dieksekusi CPU. Secara virtual semua rancangan CPU modern memiliki sejumlah user-visible register, yang merupakan kebalikan akumulator tunggal. Kita dapat membedakannya dengan kategori-kategori berikut ini General-Purpose register dapat di-assign ke berbagai fungsi oleh pemrogram. General-Purpose register dapat berisi operand sembarang opcode. Dapat digunakan untuk fungsi-fungsi pengalamatan misal register indirect, displacement. Register Data hanya dapat dipakai untuk menampung data dan tidak dapat digunakan untuk kalkulasi dan alamat operand. Register alamat menyerupai general-purpose register, atau register-register tersebut dapat digunakan untuk mode pengalamatan tertentu. Contohnya Segment pointer => pada sebuah mesin yang memiliki pengalamatan bersegmen, register segmen menyimpan alamat basis segmen. Register index => register ini digunakan untuk alamat-alamat yang terindeks dan mungkin autoindexed. Stack pointer => apabila terdapat pengalamatan stack yang user-visible, maka biasanya stack berada di dalam memori dan terdapat register dedicated yang menunjuk ke bagian atas stack. Hal ini memungkinkan pengalamatan implisit, yaitu push, pop dan instruksi stack lainnya tidak perlu operand stack eksplisi. Register yang harus menampung alamat sedikitnya harus dapat menampung alamat yang terpanjang. Register-register data harus dapat menampung nilai-nilai sebagian besar jenis data. Register kode kondisi adalah bit-bit yang disetel perangkat keras CPU sebagai hasil operasi. 2. Control & Status Registers Register yang digunakan oleh CU, kontrol operasi CPU dan oleh sistem operasi untuk control eksekusi program. Ada berbagai register prosesor yang digunakan untuk mengendalikan operasi prosesor. Sebagian besar tidak terlihat oleh pengguna tetapi beberapa dapat terlihat oleh instruksi mesin, dieksekusi dalam kontrol atau mode sistem operasi . Register yang penting bagi eksekusi instruksi Program Counter PC Instruction Register IR Memory Data Register MDR Memory Address Register MAR Memory Buffer Register MBR General Purpose Register Register juga digunakan sebagai cara yang paling cepat dalam sistem komputer untuk melakukan manipulasi data. Register umumnya diukur dengan satuan bit yang dapat ditampung olehnya. Seperti “register 8-bit”, register 32-bit”, register 64-bit” dan lain-lain. Istilah register saat ini dapat merujuk kepada kumpulan register yang dapat di indeks secara langsung untuk melakukan input/output terhadap sebuah instruksi yang didefinisikan oleh set instruksi untuk istilah ini, digunakanlah kata “Register Arsitektur”. Sebagai contoh set instruksi Intel x86 mendifinisikan sekumpulan delapan buah register dengan ukuran 32-bit, tapi cpu yang mengimplementasikanset instruksi x86 dapat mengandung lebih dari delapan register 32-bit. Siklus Instruksi Machine cycle atau nama lainnya adalah processor cycle atau instruction cycle merupakan suatu siklus instruksi dasar yang dikerjakan oleh CPU di dalam melakukan eksekusi suatu instruksi. Rangkaian proses eksekusi instruksi ini dimulai dari proses fetching data dan instruksi yang ada didalam memori hingga proses penulisan kembali hasil eksekusi instruksi tersebut ke dalam memori. Sebelum suatu instruksi dieksekusi oleh processor, terlebih dahulu sekumpulan instruksi tersebut disimpan dalam memori. Ketika akan dieksekusi, instruksi tersebut akan diambil fetch ke dalam memori, berdasarkan alamat instruksi yang disimpan dalam PC Program Counter yang terdapat dalam CPU. Setelah instruksi tersebut diload dari memori, nilai PC akan di-increment untuk menunjuk alamat berikutnya dari dari instruksi yang akan dieksekusi. Tahapan berikutnya setelah proses load fetch dilakukan, instruksi tersebut akan di-decode, dan kemudian dilakukan proses eksekusi. Setelah itu , hasil dari eksekusi instruksi tersebut akan dikembalikan lagi ke dalam memori. Siklus instruksi tersebut akan dikerjakan secara berulang oleh CPU selama masih ada instruksi yang akan dieksekusi. Gambar 1. Siklus Instruksi Sesuai dengan Gambar diatas, secara garis besar siklus instruksi machine cycle dibagi ke dalam beberapa tahapan yaitu Proses Fetching Merupakan proses dimana instruksi dan data akan di load dari memori ke dalam CPU. Proses ini dimulai dari pengambilan alamat instruksi yang terdapat di dalam PC Program Counter. Alamat yang terdapat di dalam PC ini merupakan alamat valid dari instruksi dan data yang disimpan ke dalam memori utama, dan merupakan alamat instruksi yang akan dieksekusi. Berdasarkan alamat instruksi yang terdapat di dalam PC, CPU akan mengambil instruksi tersebut untuk ditempatkan ke dalam register Instruction Register/ IR yang menyimpan instruksi yang akan dieksekusi. MAR Memory Address Register akan bertanggung jawab untuk menyimpan alamat dari data yang disimpan ke dalam memori untuk selanjutnya akan di fetch ke dalam CPU. Sedangkan MDR Memory Data Register akan menyimpan data yang akan dioperasikan berdasarkan instruksi tertentu oleh CPU. Setelah instruksi dan data di-fetch ke dalam CPU, Program Counter PC akan melakukan increment untuk menunjuk alamat dari instruksi dan data berikutnya yang akan dieksekusi. Secara garis besar, tahap fetching dapat dilihat pada Gambar dibawah ini Gambar 2. Proses Fetching Proses Decoding Merupakan tahapan dimana instruksi akan di terjemahkan interpret ke dalam perintah-perintah bahasa mesin dasar ADD, SB, MBA, STA, JMP, dll. Proses ini dilakukan oleh instruction decoder. Proses decoder dapat dilihat pada Gambar dibawah ini Gambar 3. Proses Decoding Proses Executing Pada tahapan dimana instruksi akan dieksekusi di dalam CPU, yaitu oleh ALU Arithmetic Logic Unit. Proses eksekusi instruksi yang terdapat di dalam ALU dapat dilihat pada Gambar dibawah ini Gambar 4. Proses Executing Setelah tahapan diatas dikerjakan, maka hasil dari eksekusi tersebut akan dikembalikan ke dalam memori untuk disimpan. Berdasarkan Gambar diatas dibawah ini, proses penyimpanan kembali hasil eksekusi isntruksi terdiri dari beberapa tahapan yaitu Proses penempatan alamat memori yang digunakan untuk menyimpan hasil instruksi ke dalam MAR Proses penempatan data hasil instruksi kedalam MDR Proses mengaktifkan memory write control signal pada control bus Proses menunggu memori untuk melakukan write data pada alamat tertentu Proses untuk menonaktifkan memory write control signal pada bus Gambar 5. Proses penyimpanan kembali hasil instruksi ke memori Perlu diketahui bahwa siklus eksekusi untuk suatu instruksi dapat melibatkan lebih dari sebuah referensi ke memori. Disamping itu juga, suatu instruksi dapat menentukan suatu operasi I/O. Perhatikan gambar diagram berikut Gambar 6. Siklus eksekusi untuk satu instruksi Instruction Addess Calculation IAC, yaitu mengkalkulasi atau menentukan alamat instruksi berikutnya yang akan dieksekusi. Instruction Fetch IF, yaitu membaca atau pengambil instruksi dari lokasi memorinya ke CPU. Instruction Operation Decoding IOD, yaitu menganalisa instruksi untuk menentukan jenis operasi yang akan dibentuk dan operand yang akan digunakan. Operand Address Calculation OAC,yaitu menentukan alamat operand, hal ini dilakukan apabila melibatkan referensi operand pada memori. Operand Fetch OF, adalah mengambil operand dari memori atau dari modul I/O. Data Operation DO, yaitu membentuk operasi yang diperintahkan dalam instruksi. Operand store OS, yaitu menyimpan hasil eksekusi ke dalam memori. Dalam menjalakan instruction cycle / machine cycle ada beberapa komponen yang berperan, yaitu Program Counter PC Nama lainnya adalah Instruction Pointer, merupakan suatu pointer penunjuk, bagi sejumlah instruksi yang ditempatkan di dalam memori dan akan dieksekusi oleh CPU. Terletak di dalam CPU, program counter akan menunjuk alamat memori dari instruksi sebelum dilakukan proses fetch ke dalam CPU. Isi dari program counter ini akan di increment setiap selesai melakukan proses fetching instruksi, untuk menunjuk instruksi berikutnya yang akan dieksekusi Memory Address Register MAR Adalah salah satu register yang terdapat di dalam CPU yang fungsinya adalah untuk menyimpan alamat memori dari data yang akan diambil fetch oleh CPU untuk dieksekusi. Selain itu MAR juga akan menyimpan alamat memori dari data hasil instruksi yang akan ditulis kembali ke dalam memori. Memory Data Register MDR Merupakan register yang terdapat dalam CPU yang fungsinya adalah menyimpan data sementara yang akan dieksekusi oleh CPU. Setiap kali proses fetching berlangsung, data akan disimpan di dalam MDR sebelum dilakukan proses eksekusi. Demikian juga hasil dari eksekusi instruksi akan disimpan di dalam register ini sebelum dilakukan proses penulisan kembali ke memori Instruction Register Sama seperti MAR dan MDR, Instruction Register IR ini terletak di dalam CPU. IR ini bertanggung jawab untuk menyimpan instruksi yang akan dieksekusi oleh CPU. Pada beberapa jenis prosesor terutama yang ada sekarang, digunakan konsep pipeline pada IR ini, dimana pada setiap stage pipeline melakukan proses decoding, dan proses yang lain pada waktu instruksi dikerjakan. Control Unit CU Control unit mengkoordinasi semua komponen-komponen yang ada di sistem computer, terutama yang berkaitan dengan pengolahan data dan eksekusi instruksi. CU mengatur proses fetching instruksi maupun data dari memori ke CPU. Selain itu juga mengatur unit yang lain dengan menyediakan timing dan control signal. Arithmetic Logic Unit ALU Merupakan sirkuit digital yang terdapat di dalam CPU yang memiliki fungsi untuk melakukan komputasi aritmatika dan logika. ALU merupakan unit dasar dari pengolah data dan eksekusi instruksi Siklus Tak Langsung Eksekusi sebuah instruksi melibatkan sebuah operand atau lebih di dalam memori, yang masing-masing operand memerlukan akses memori. Kemudian, apabila digunakan pengalamatan tak langsung, maka diperlukan akses memori tambahan. Fungsi Interrupt Fungsi interupsi adalah mekanisme penghentian atau pengalihan pengolahan instruksi dalam CPU kepada routine interupsi. Hampir semua modul memori dan I/O memiliki mekanisme yang dapat menginterupsi kerja CPU. Tujuan interupsi secara umum untuk menejemen pengeksekusian routine instruksi agar efektif dan efisien antar CPU dan modul – modul I/O maupun memori. Setiap komponen komputer dapat menjalankan tugasnya secara bersamaan, tetapi kendali terletak pada CPU disamping itu kecepatan eksekusi masing – masing modul berbeda sehingga dengan adanya fungsi interupsi ini dapat sebagai sinkronisasi kerja antar modul. Macam – macam kelas sinyal interupsi Program, yaitu interupsi yang dibangkitkan dengan beberapa kondisi yang terjadi pada hasil eksekusi program. Contohnya arimatika overflow, pembagian nol, oparasi ilegal. Timer, adalah interupsi yang dibangkitkan pewaktuan dalam prosesor. Sinyal ini memungkinkan sistem operasi menjalankan fungsi tertentu secara reguler. I/O, sinyal interupsi yang dibangkitkan oleh modul I/O sehubungan pemberitahuan kondisi error dan penyelesaian suatu operasi. Hardware failure, adalah interupsi yang dibangkitkan oleh kegagalan daya atau kesalahan paritas memori. Dengan adanya mekanisme interupsi, prosesor dapat digunakan untuk meng eksekusi instruksi-instruksi lain. Saat suatu modul telah selesai menjalankan tugasnya dan siap menerima tugas berikutnya maka modul ini akan mengirimkan permintaan interupsi ke prosesor. Kemudian prosesor akan menghentikan eksekusi yang dijalankannya untuk menghandel routine interupsi. Setelah program interupsi selesai maka prosesor akan melanjutkan eksekusi programnya kembali. Saat sinyal interupsi diterima prosesor ada dua kemungkinan tindakan, yaitu interupsi diterima/ditangguhkan dan interupsi ditolak. Apabila interupsi ditangguhkan, prosesor akan melakukan hal – hal dibawah ini Prosesor menangguhkan eksekusi program yang dijalankan dan menyimpan konteksnya. Tindakan ini adalah menyimpan alamat instruksi berikutnya yang akan dieksekusi dan data lain yang relevan. Prosesor menyetel program counter PC ke alamat awal routine interrupt handler. Gambar 7. Siklus instruksi dengan interrupt Untuk sistem operasi yang kompleks sangat dimungkinkan adanya interupsi ganda multiple interrupt. Misalnya suatu komputer akan menerima permintaan interupsi saat proses pencetakan dengan printer selesai, disamping itu dimungkinkan dari saluran komunikasi akan mengirimkan permintaan interupsi setiap kali data tiba. Dalam hal ini prosesor harus menangani interupsi ganda. Dapat diambil dua buah pendekatan untuk menangani interupsi ganda ini. Pertama adalah menolak atau tidak mengizinkan interupsi lain saat suatu interupsi ditangani prosesor. Kemudian setelah prosesor selesai menangani suatu interupsi maka interupsi lain baru di tangani. Pendekatan ini disebut pengolahan interupsi berurutan / sekuensial. Pendekatan ini cukup baik dan sederhana karena interupsi ditangani dalam ututan yang cukup ketat. Kelemahan pendekatan ini adalah metode ini tidak memperhitungkan prioritas interupsi. Pendekatan kedua adalah dengan mendefinisikan prioritas bagi interupsi dan interrupt handler mengizinkan interupsi berprioritas lebih tinggi ditangani terlebih dahulu. Pendekatan ini disebut pengolahan interupsi bersarang. Metode ini digambarkan pada gambar berikut. Gambar 8. Pengolahan instrupsi sekuensial dan interupsi bersarang Sebagai contoh untuk pendekatan bersarang, misalnya suatu sistem memiliki tiga perangkat I/O printer, disk, dan saluran komunikasi, masing – masing prioritasnya 2, 4 dan 5. Pada awal sistem melakukan pencetakan dengan printer, saat itu terdapat pengiriman data pada saluran komunikasi sehingga modul komunikasi meminta interupsi. Proses selanjutnya adalah pengalihan eksekusi interupsi mudul komunikasi, sedangkan interupsi printer ditangguhkan. Saat pengeksekusian modul komunikasi terjadi interupsi disk, namun karena prioritasnya lebih rendah maka interupsi disk ditangguhkan. Setelah interupsi modul komunikasi selesai akan dilanjutkan interupsi yang memiliki prioritas lebih tinggi, yaitu disk. Bila interupsi disk selesai dilanjutkan eksekusi interupsi printer. Selanjutnya dilanjutkan eksekusi program utama. Pipelining Instruksi Proses pipelining adalah proses dimana input baru akan diterima pada sebuah sisi sebelum input yang diterima sebelumnya keluar sebagai output di sisi lainnya. Pipeline memiliki dua tahapan yang independen. Tahapan pertama mengambil instruksi dan mem-buffer-kannya. Ketika tahapan kedua bebas, tahapan pertama mengirimkan instruksi yang di-buffer-kan tersebut. Pada saat tahapan kedua sedang mengeksekusi instruksi, tahapan pertama memanfaatkan siklus memori yang tidak dipakai untuk mengambil dan membufferkan instruksi berikutnya. Proses ini disebut instruction prefetch atau fetch overlap. Penggandaan kecepatan eksekusi tidak akan terjadi karena adanya kedua alasan berikut ini Umumnya waktu eksekusi akan lebih lama dibandingkan dengan pengambilan instruksi. Eksekusi akan meliputi pembacaan dan penyimpanan operand serta kinerja sejumlah operasi. Sehingga tahapan pengambilan mungkin perlu menunggu beberapa saat sebelum mengosongkan buffer-nya. Instruksi pencabangan bersyarat akan membuat alamat instruksi berikutnya yang akan diambil tidak diketahui. Sehingga tahapan pengambilan harus menunggu sampai menerima alamat instruksi berikutnya dari tahapan eksekusi. Dengan demikian tahapan eksekusi harus menunggu pada saat instruksi berikutnya diambil. Kerugian waktu yang diakibatkan tahapan kedua dapat dikurangi dengan cara menebak. Aturan sederhananya adalah sebagai berikut ketika instruksi pencabangan bersyarat dikirimkan dari tahapan pengambilan ke tahapan eksekusi, tahapan pengambilan mengambil instruksi berikutnya di dalam memori setelah terjadinya instruksi pencabangan itu. Kemudian apabila pencabangan tidak dilakukan, maka tidak akan terdapat waktu yang hilang. Apabila pencabangan dilakukan, instruksi yang diambil harus dibuang dan instruksi yang baru harus diambil. DAFTAR PUSTAKA Rahmadhani, Suci. 2016. MODUL SISTEM KOMPUTER KELAS XI SEMESTER 2. Batam. TERIMA KASIH KEPADA IBU SUCI DAN GURU LAINNYA YANG MAU MEMBAGIKAN ILMUNYA KEPADA KAMI. SERTA TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA.
Dengan teknologi, tujuan produktivitas meningkat, internet lebih cepat, dan opsi perangkat lebih banyak, dan kita telah menciptakan kebutuhan akan kecepatan ke mana pun kita berada. Kita terbiasa mendapatkan hasil secara instan dan berharap perangkat kami dapat memenuhi kebutuhan saat kami melakukan banyak tugas dalam menjalani keseharian. Prosesor komputer dan kecepatan clock-nya adalah dua fitur yang paling sering kita kaitkan dengan teknologi cepat dan berperforma tinggi. Kecepatan prosesor komputer kecepatan CPU adalah salah satu elemen terpenting untuk dipertimbangkan saat membandingkan komputer. CPU sering disebut sebagai “otak” komputer Anda, jadi memastikannya berfungsi dengan baik adalah hal yang sangat penting untuk masa pakai lama dan fungsionalitas komputer Anda. Memahami apa yang membuat kecepatan prosesor baik dimulai dengan memahami apa sebenarnya fungsi prosesor - dan apa yang dilakukan komponennya untuk meningkatkan fungsionalitas komputer Anda. Mari kita uraikan secara spesifik tentang apa yang membuat CPU Anda cepat, core vs kecepatan clock, apa yang membuatnya penting, dan apa yang harus dicari saat membeli komputer baru. Apa itu prosesor PC dan apa fungsinya? Unit pemroses sentral, atau CPU, adalah perangkat keras yang memungkinkan komputer berinteraksi dengan semua aplikasi dan program yang diinstal. CPU menafsirkan instruksi program dan membuat output yang Anda gunakan saat menggunakan komputer. Prosesor terdiri dari perangkat keras yang bekerja bersama untuk mengirimkan informasi, sehingga komputer dapat menyelesaikan tugas yang Anda minta saat membuka aplikasi atau melakukan perubahan pada file. Prosesor yang memproses dengan cepat atau sangat lambat dapat memberi dampak besar terhadap pengalaman komputasi Anda. Core prosesor dan kecepatan clock menentukan seberapa banyak informasi dapat diterima pada sekali waktu, dan seberapa cepat informasi tersebut dapat diproses di komputer Anda. Kecepatan di mana core dan kecepatan clock komputer bekerja sama dianggap sebagai kecepatan pemrosesan. Core prosesor vs kecepatan clock Core prosesor dan kecepatan clock adalah fungsi yang sangat berbeda, tetapi keduanya bekerja untuk tujuan yang sama. Banyak teknisi menyarankan tentang apa yang harus Anda prioritaskan saat membeli komputer - tetapi mereka saling bergantung satu sama lain untuk membantu komputer berfungsi dengan baik. Memahami perbedaan antara keduanya dapat membantu Anda mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang fungsi masing-masing dan jenis kecepatan prosesor yang Anda butuhkan, yang bergantung pada bagaimana Anda berencana menggunakan komputer. Jika Anda berencana menggunakan komputer untuk pengeditan video yang rumit, bukan hanya untuk program standar dan penjelajahan internet, Anda akan membutuhkan core prosesor dan kecepatan clock yang berbeda. Mari kita jelajahi kedua teknologi ini dan angka-angka yang ingin Anda perhatikan saat membandingkan komputer. Apa itu core prosesor? Core prosesor adalah unit pemroses tunggal di dalam unit pemroses sentral CPU komputer. Core prosesor menerima instruksi dari satu tugas komputasi, yang akan bekerja bersama kecepatan clock untuk memproses informasi ini dengan cepat dan menyimpannya sementara di Random Access Memory RAM. Informasi permanen disimpan ke hard drive jika Anda memintanya. Sebagian besar komputer sekarang memiliki beberapa core prosesor, sehingga komputer dapat menyelesaikan beberapa tugas sekaligus. Memiliki kemampuan untuk menjalankan banyak program dan meminta beberapa tugas seperti mengedit dokumen, sambil menonton video, saat membuka program baru, dapat dilakukan dengan beberapa unit core prosesor. Untuk video game atau program yang rumit, penting untuk memiliki CPU yang dapat menjalankan informasi seperti audio dan video yang didistribusikan dengan cepat. Di era digital di mana kita semua adalah ahli multi-tasker, core prosesor menjadi semakin penting bagi pengguna komputer. Beberapa core prosesor dan teknologi hyper-threading secara virtual sangat penting, baik dalam game maupun komputer sehari-hari. Dengan beberapa core prosesor, Anda bebas meningkatkan produktivitas di tempat kerja, memainkan video game yang rumit, atau menjelajahi dunia baru dengan realitas virtual. Apa itu kecepatan clock? Kecepatan clock prosesor komputer menentukan seberapa cepat unit pemroses sentral CPU dapat mengambil dan menafsirkan instruksi. Ini membantu komputer menyelesaikan lebih banyak tugas dengan lebih cepat. Kecepatan clock diukur dalam gigahertz GHz, dengan angka yang lebih tinggi, yang setara dengan kecepatan clock yang lebih tinggi. Prosesor multi-core dikembangkan untuk membantu CPU berjalan lebih cepat karena semakin sulit untuk meningkatkan kecepatan clock. Kecepatan clock yang lebih cepat berarti Anda akan melihat tugas yang diurutkan dari CPU diselesaikan lebih cepat, sehingga melancarkan pengalaman Anda dan mengurangi waktu tunggu untuk berinteraksi dengan aplikasi dan program favorit Anda. Bagaimana cara memilih antara core prosesor yang lebih banyak atau kecepatan clock yang lebih tinggi? Seperti yang kita jelaskan sebelumnya, core prosesor dan kecepatan clock sangat penting untuk mengoperasikan komputer Anda. Membeli komputer dengan beberapa core dan kecepatan clock super tinggi terdengar sangat ideal, tetapi apa sebenarnya arti semua ini bagi fungsionalitas dalam komputer Anda? Pada dasarnya, memiliki kecepatan clock tinggi tetapi dengan hanya satu atau dua core berarti komputer Anda dapat memuat dan berinteraksi dengan satu aplikasi dengan cepat. Sebaliknya, memiliki lebih banyak core prosesor dengan kecepatan clock yang lebih lambat berarti komputer Anda dapat bekerja dengan lebih banyak aplikasi sekaligus, tetapi masing-masing aplikasi mungkin berjalan sedikit lebih lambat. Saat membandingkan komputer, yang terpenting adalah pikirkan gaya hidup Anda sendiri. Tidak semua orang membutuhkan tingkat kecepatan pemrosesan atau core yang sama. Kita akan membahas sedikit tentang perbedaan komputer game dan pekerjaan sehari-hari atau komputer pribadi dalam hal fitur ini. Pertama, kita akan membahas apa artinya ini untuk laptop dan komputer desktop. Berapa kecepatan prosesor yang baik untuk laptop versus desktop? CPU laptop berbeda dengan yang ada di desktop. Jika Anda bertanya-tanya berapa kecepatan prosesor yang baik untuk laptop atau desktop, atau gaya mana yang paling cocok untuk Anda, baca lebih lanjut untuk mengetahui perbedaan penting yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli. Catatan CPU juga dapat memengaruhi perangkat keras komputer, jadi penting untuk diperhatikan jika Anda memiliki kebutuhan perangkat keras tertentu seperti portabilitas laptop atau Anda memerlukan komputer desktop layar ganda yang tagguh. Laptop Secara umum, laptop cenderung memiliki daya dan fleksibilitas yang lebih rendah dalam hal prosesor. Mereka jelas sangat nyaman bagi pengguna yang menyukai mobilitas laptop, tetapi jika Anda membutuhkan prosesor berkecepatan super tinggi atau kecepatan clock tinggi, Anda mungkin memerlukan komputer desktop untuk memenuhi kebutuhan pemrosesan Anda. Untungnya dengan perkembangan luar biasa dalam prosesor multi-core dan metode hyper-threading, laptop sekarang dapat bertahan sendiri. Sebagian besar laptop memiliki prosesor dual-core, yang memenuhi kebutuhan sehari-hari sebagian besar pengguna. Dan beberapa menggunakan prosesor quad-core yang dapat meningkatkan kemampuan pemrosesan komputer laptop Anda. Desktop Desktop memiliki kemampuan yang lebih andal dibandingkan laptop, berkat perangkat kerasnya yang tangguh dan dapat menghasilkan kemampuan pemrosesan yang lebih baik dan kecepatan clock yang lebih tinggi. Karena desktop memiliki lebih banyak ruang di sasis daripada laptop, desktop biasanya memiliki sistem pendingin yang lebih baik, sehingga prosesor tetap bisa bekerja keras tanpa menjadi terlalu panas. CPU desktop biasanya dapat dilepas, tidak seperti CPU laptop yang terintegrasi dengan motherboard. Ini berarti CPU lebih mudah ditingkatkan atau diubah pada PC desktop daripada laptop. Jika Anda memilih kecepatan prosesor yang tepat, maka Anda tidak perlu repot dengan CPU Anda. Baik Anda menggunakan laptop atau desktop, pada akhirnya Anda pasti ingin mempertimbangkan untuk apa Anda berencana menggunakan komputer karena ini lebih terhubung langsung dengan kecepatan prosesor komputer yang Anda perlukan. Kebutuhan akan kecepatan Prosesor gaming Game menjadi semakin kompleks selama bertahun-tahun dan tampaknya berkembang setiap hari. Semua fitur tambahan dan pengalaman realistis ini membutuhkan prosesor yang dapat mendukung Anda dalam bermain game. Sebagian besar game menggunakan 1 hingga 4 core dan banyak yang memerlukan lebih banyak core prosesor untuk pengalaman yang optimal. Prosesor quad-core menempati zona aman dalam hal unit core. Game seperti World of Warcraft terus meningkatkan pengalaman bermain game dengan kemampuan game yang diperbarui dan tampilan game yang membutuhkan pemrosesan yang lebih kuat. Game intensif CPU memanfaatkan teknologi multi-core untuk membuat grafis, audio, dan permainan berpadu untuk membangun pengalaman bermain game yang sangat realistis. Prosesor satu core adalah ahli dalam menyelesaikan satu tugas, tetapi dapat memengaruhi game Anda dan dapat memperlambat fungsionalitas. Lebih banyak core dapat membantu mencapai pengalaman bermain game yang berkualitas lebih tinggi. Jika Anda seorang gamer sejati yang menghargai integritas pengalaman yang dirancang pengembang, Anda mungkin perlu mempertimbangkan prosesor quad-core atau yang lebih tinggi seperti prosesor Intel Core™ i7-8750H dalam laptop gaming HP OMEN 15 inci. Unit pemrosesan yang hebat ini menggunakan 6 core untuk menampilkan tampilan game dan merespons teknik game dengan kelincahan yang tak tertandingi. Kecepatan clock 3,5 GHz hingga 4,0 GHz umumnya dianggap sebagai kecepatan clock yang ideal untuk bermain game, tetapi yang lebih penting adalah memiliki performa satu-thread yang baik. Ini berarti CPU Anda berfungsi dengan baik dalam memahami dan menyelesaikan satu tugas. Jangan bingung dengan prosesor satu core. Memiliki lebih banyak core berarti CPU Anda dapat memahami instruksi dari beberapa tugas, sementara satu thread yang optimal berarti CPU dapat memproses setiap tugas tersebut satu per satu dengan sangat baik. Video game membawa Anda ke dunia lain dan memberi Anda kesempatan untuk menjelajahi wilayah baru. Jangan biarkan kurangnya kecanggihan pemrosesan menghilangkan keajaiban dari dunia Anda. Prosesor penggunaan sehari-hari Prosesor dual-core biasanya merupakan pilihan yang tepat untuk penggunaan sehari-hari. Prosesor ini mampu melakukan banyak tugas dan mengurangi waktu yang dihabiskan untuk menunggu aplikasi dibuka atau pembaruan yang dilakukan. Prosesor quad-core dapat membantu Anda meningkatkan produktivitas dan memberikan konsistensi untuk pengalaman komputasi yang lebih baik, apa pun yang sedang Anda kerjakan. Jika Anda adalah orang yang kreatif melakukan pengeditan video atau menjalankan aplikasi rumit setiap hari, Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk membeli komputer yang memiliki core prosesor yang lebih banyak dan kecepatan clock yang lebih tinggi agar aplikasi dapat berjalan dengan lancar. Workstation portabel HP ZBook 15 inci dilengkapi 6 prosesor core yang diciptakan untuk melakukan pengeditan dan desain yang intens bagi para pekerja kreatif. Kecepatan clock tidak terlalu penting untuk dipikirkan jika Anda menggunakan komputer untuk tugas dasar, seperti sesekali streaming video dan memeriksa email. Laptop HP 14z dengan prosesor dua core mungkin yang Anda cari untuk penggunaan dasar sehari-hari. Model ini mampu menangani tugas-tugas umum dengan mudah dalam paket tradisional yang mudah digunakan. Prosesor komputasi performa tinggi Komputasi performa tinggi mengacu pada penggunaan komputer yang mencakup program yang sangat rumit dan padat data. Pengguna berperforma tinggi biasanya adalah insinyur, peneliti, dan pengguna militer atau pemerintah. Para pengguna ini secara konsisten menjalankan banyak program dan terus-menerus mengambil dan memasukkan informasi ke dalam sistem perangkat lunak. Jenis komputasi ini biasanya membutuhkan prosesor yang lebih canggih dan kecepatan clock yang lebih tinggi untuk mengimbanginya. Komputasi imersif dan prosesor Virtual Reality VR Sama halnya dengan game realitas tertambah dan realitas virtual mengandalkan grafis berkualitas tinggi, audio, dan fitur navigasi. Agar Anda benar-benar merasa seperti merasakan realita baru, penting untuk memiliki prosesor multi-core dengan kecepatan clock tinggi. Pilih komputer yang tepat untuk Anda Sebagian besar orang tahu seperti apa penggunaan komputer mereka; Baik Anda seorang gamer atau bukan, menggunakan komputer setiap hari atau tidak. Jika mengetahui informasi tentang kebiasaan Anda ini akan mempermudah pemilihan prosesor. Jika Anda menjalankan banyak aplikasi sekaligus atau bermain game yang rumit, Anda mungkin membutuhkan prosesor dengan 4 atau bahkan 8 core. Jika Anda hanya mencari komputer untuk menyelesaikan tugas-tugas dasar secara efisien, prosesor dua core mungkin dapat memenuhi kebutuhan Anda. Untuk komputasi intensif CPU, seperti pengeditan video atau game, Anda pasti menginginkan kecepatan clock yang lebih tinggi yang mendekati 4,0 GHz, sementara kebutuhan komputasi dasar tidak memerlukan kecepatan clock yang ditingkatkan. Meskipun core prosesor dan kecepatan sama-sama penting, CPU bukanlah satu-satunya hal yang perlu dipertimbangkan saat membeli komputer. Anda juga pasti ingin memikirkan tentang komputer apa yang cocok dengan gaya hidup Anda. HP memiliki serangkaian laptop dan desktop yang sesuai dengan semua kebutuhan komputer Anda.
Dalam sebuah prosessor atau pemroses, hanya satu proses yang bisa dieksekusi pada saat tertentu, sedangkan proses lain harus menunggu CPU luang dan dijadwal ulang. Multiprogramming adalah suatu cara dalam mengeksekusi proses setiap waktu sehingga penggunaan CPU dapat dimaksimalkan dengan baik. Penjadwalan CPU adalah salah satu tugas dasar dari sistem operasi, hampir semua resource atau sumber daya komputer dijadwalkan terlebih dahulu sebelum penjadwalan CPU tersebut bergantung dari hasil observasi sekumpulan proses. Proses eksekusi terdiri dari perulangan eksekusi CPU dan penungguan I/O. Eksekusi proses dimulai dari CPU burst yang diikuti oleh I/O burst dan begitu Proses CPUKetika sebuah CPU mengalami waktu idle, sistem operasi bertugas harus memilih salah satu proses untuk masuk ke dalam antrian yang akan dieksekusi oleh CPU. Pemilihan tersebut dilakukan dari hasil penjadwalan jangka pendek atau penjadwal Bambang [2002] dalam sistem operasi kompleks ada tiga tipe penjadwalan yakni Penjadwalan jangka pendek yang berfungi menjadwalkan alokasi pemroses diantara proses-proses yang telah siap ready pada memori jangka menengah berfungsi menangani dan mengendalikan transisi perubahan dari suspended to ready dari proses-proses Jangka Panjang bekerja pada antrian batch dan memilih batch selanjutnya yang harus Penjadwalan CPUDalam penjadwalan non-preemptive sekali CPU telah dialokasikan untuk sebuah proses, maka tidak dapat diganggu seperti pada windows sedangkan penjadwalan preemptive yaitu saat suatu proses sedang dieksekusi, CPU dapat diambil alih oleh proses lain sehingga proses di tunda dan dilanjutkan kembali hingga proses selesai seperti pada windows 95 ke PenjadwalanSetiap algoritma penjadwalan dapat berbeda dengan nilai yang berbeda dan sistem komputer yang berbeda. Dalam penjadwalan CPU diperlukan beberapa kriteria diantaranya adalah CPU Utilization. Kita menginginkan kerja CPU sesibuk mungkin. Konsepnya pemanfaatan CPU mempunyai jangkauan dari 0 sampai 100 persen. Di sistem yang sebenarnya mungkin hanya memiliki jangkauan dari 40 untuk proses ringan hingga 90 persen untuk proses berat.Throughput. Pengukuran kinerja CPU adalah banyaknya proses yang diselesaikan per satuan waktu. Jika kita mempunyai beberapa proses yang sama dan memiliki beberapa algoritma penjadwalan yang berbeda, hasil kinerja bisa menjadi salah satu kriteria penilaian, dimana algoritma yang menyelesaikan proses terbanyak mungkin yang Time. Dari sudut pandang proses tertentu, kriteria yang penting adalah berapa lama untuk mengeksekusi proses tersebut. Memang, lama pengeksekusian sebuah proses sangat tergantung dari hardware yang dipakai, namun kontribusi algoritma penjadwalan tetap ada dalam lama waktu yang digunakan dalam menyelesaikan sebuah proses. Waiting Time. Algoritma penjadwalan CPU tidak mempengaruhi waktu untuk melaksanakan proses tersebut atau I/O, karena hanya mempengaruhi jumlah waktu yang dibutuhkan proses diantrian ready. Waiting time adalah jumlah waktu yang dbutuhkan proses di antrian time. Di sistem yang interaktif, turnaround time mungkin bukan waktu yang terbaik untuk kriteria. Sering sebuah proses dapat memproduksi output di awal, dan dapat meneruskan hasil yang baru sementara hasil yang sebelumnya telah diberikan ke pengguna. ukuran lain adalah waktu dari pengiriman permintaan sampai respon yang pertama diberikan. Hal ini disebut response time, yaitu waktu untuk memulai memberikan respon, tetapi bukan waktu yang dipakai output untuk respon tersebut. Turnround time pada umumna dibatasi oleh kecepatan perangkat output. Sebaiknya dalam membuat sebuah algoritma untuk penjadwalan yang dilakukan adalah memaksimalkan penggunaan CPU dan througput serta meminimalkan turnaround time, waiting time dan response PenjadwalanDalam penjadwalan CPU terdapat masalah yaitu memutuskan proses mana yang berada dalam antrian ready yang akan dialokasikan ke CPU. Ada beberapa algoritma penjadwalan CPU yang dipergunakan seperti berikut First-Come First-Served FCFSDari namanya sudah dapat diketahui bahwa proses yang pertama datang akan dilayani terlebih dahulu. Dengan menggunakan algoritma ini setiap proses yang berada pada status ready dimasukkan ke dalam antrian FIFO First-in First-Out sesuai dengan waktu dari FCFS adalah Waiting time rata-ratanya cukup lamaTerjadinya convoy effect sekumpulan proses menunggu lama dalam menunggu satu proses besar yang sedang dieksekusi oleh CPUAlgoritma ini menerapkan konsep non-preemptive proses yang sedang dieksekusi oleh CPU tidak dapat diganggu oleh proses lainShortest-Job First SJFDengan algoritma SJF maka setiap proses yang berada di antrian ready akan dieksekusi berdasarkan burst time terkecil. Hal ini menjadikan algoritma ini waiting time yang cukup singkat. Algoritma ini dapat dibagi menjadi dua konsep bagian yaitu Preemptive, Jika terdapat proses yang sedang dieksekusi oleh CPU dan terdapat proses pada antrian ready yang burst timenya lebih kecil daripada proses yang sedang dieksekusi, maka proses yang sedang dieksekusi oleh CPU akan digantikan oleh proses yang berada di antrian ready Preemptive, CPU tidak mengizinkan proses yang terdapat pada antrian ready untuk menggeser proses yang sedang dieksekusi oleh CPU meskipun proses yang baru tersebut memiliki burst time yang lebih dari algoritma ini adalah Kesulitan dalam memprediksi burst time proses yang akan dieksekusi yang memiliki burst time yang besar akan mempunyai waiting time yang tambah besar ini dikarenakan yang dieksekusi terlebih dahulu adalah proses dengan burst time yang SchedullingPenjadwalan dengan prioritas adalah algoritma penjadwalan yang mendahulukan sebuah proses dengan nilai prioritas tertinggi. Setiap proses mempunyai prioritasnya masing-masing. Prioritas dalam suatu proses dapat ditentukan melalui beberapa karakteristik seperti batas waktu, kebutuhan memori, tingkat kepentingan proses, akses berkas, dan perbandingan antara I/O burt dengan CPU burst. Algoritma prioritas schedulling bisa dijalankan secara preemptive maupun non-preemptive, sama seperti SJF hanya dalam algoritma ini prioritas yang dijadikan alat ukur bukan burst time pada penjadwalan prioritas adalah dapat terjadinya indefinite blocking starvation yakni suatu proses yang memiliki prioritas rendah kemungkinan untuk tidak dieksekusi jika terdapat proses lain yang mempunyai prioritas lebih tinggi darinya. Solusinya adalah dengan aging meningkatkan prioritas dari setiap proses yang menunggu dalam antrian secara bertahap.Multilevel Feedback QueueAlgoritma ini memperbolehkan proses untuk berpindah antrian, jika suatu proses menyita CPU terlalu lama, maka proes itu akan dipindahkan ke antrian yang lebih rendah. Hal ini menguntungkan proses interaksi karena proses ini hanya menggunakan waktu CPU yang sedikit demikian juga dengan proses yang menunggu terlalu lama akan dinaikan menerapkan algoritma multilevel feedback qeueu perlu mendefiniskan terlebih dahulu parameter-parameternyanya yaitu Jumlah antrianAlgoritma internal tiap antrianAturan kapan sebuah proses naik ke antrian yang lebih tinggiAturan kapan sebuah proses turun ke antrian yang lebih rendahAturan untuk antrian mana yang akan dimasuki oleh proses yang baru datangAlgoritma ini untuk saat ini paling banyak diperganakan dikarenakan fleksibel dan dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan sistem,
proses yang harus dilakukan oleh prosesor kecuali